ASKEP SINDROM KOMPARTEMEN PDF

Askep ; askep pada klien dengan infeksi traktus Sindrom Kompartemen; Diagnosis, Penatalaksanaan, Komplikasi. KEPERAWATAN GAWAT DARURAT SINDROM KOMPARTEMEN Di susun Oleh. BAB III ASKEP SINDROM KOMPARTEMEN A. Diagnosa. Cover Sindrom Kompartemen – Free download as Word Doc .doc /.docx), PDF File .pdf), Text File. ASKEP SINDROM KOMPARTEMEN.

Author: Kagagami Akikinos
Country: Luxembourg
Language: English (Spanish)
Genre: Science
Published (Last): 20 October 2009
Pages: 237
PDF File Size: 15.77 Mb
ePub File Size: 17.89 Mb
ISBN: 905-7-24892-534-4
Downloads: 61301
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tygozuru

Published on Aug View 56 Download 5. Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapakan banyak terima kasih kepada: Ibu Desak Nyoman Sithi, Skp. Teman-teman yang telah memberikan saran dan ide serta berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan, Oleh karena itu penulis berharap kritik dan saran bagi pembaca yang sekiranya dapat membantu meningkatkan kualitas isi dari makalah ini.

Akhir kata penulis berharap makalah ini dapat berguna bagi pembaca dan dapat menambah wawasan serta informasi yang ada dalam makalah ini.

Cedera otot banyak dialami mereka yang beraktivitas di dunia olahraga seperti atlet. Tetapi, tidak menutup kemungkinan orang biasa juga mengalami cedera otot saat berolahraga. Cedera ini umumnya disebabkan karena kesalahan dalam berolahraga atau karena kecelakaan akibat benturan dengan lawan seperti pemain sepakbola.

mauriac syndrome pdf to excel

Bisa juga disebabkan terjatuh dalam posisi yang tidak baik, sehingga kaki atau tangan terkilir. Bila seseorang mengalami cedera otot, otot akan mengalami peregangan. Strain adalah tarikan otot akibat penggunaan berlebihan, peregangan berlebihan atau stress yang berlebihan.

Strain aadalah robekan mikroskopis tidak komplek dengan perdarahan ke dalam jaringan. Pasien-pasien mengalami rasa sakit atau nyeri mendadak dengan nyeri tekan local pada pemakaian otot dan kontraksi isometric. Oleh karena alasan tersebut diatas maka penulis tertarik membahas masalat tersebut untuk dijadikan suatu makalah.

Untuk mendapatkan gambaran secara umum mengenai apa itu strain. Dapat memecah masalah yang timbul dengan menggunakan proses keperawatan. Memperoleh informasi atau gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan dengan masalah strain. Mampu menentukan masalah keperawatan pada klien strain.

Mampu merencanakan tindakan keperawatan pada lien strain. Adapun langkah-langkah yang diambil dalam penulisan makalah ini adalah studi literature yaitu mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan sindrkm strain dan asuhan keperawatan dengan membaca buku-buku diklat jurnal keperawatan maupun sumber-sumber lain yang berkaitan dengan strain. Pada cidera strain rasa sakit adalah nyeri yang menusuk pada saat terjadi cedera, terlebih jika otot berkontraksi www. Strain adalah hasil dari penggunaan otot atau struktur sambungan lain yang melebihi komparteemn fungsional.

Strain dapat terjadi pada suatu cedera akut atau dapat terjadi karena efek komulatif dari penggunaan berlebihan yang berangsurangsur sampai dengan komparte,en mendadak. Strain adalah robekan mikroskopis tidak komplet dengan perdarahan ke dalam jaringan. Pasien mengalami rasa sakit adkep nyeri mendadak dengan nyeri tekan local pada pemakaian otot dan kontraksi isometric. Cedera strain terbagi menjadi derajat satu, dua dan tiga. Penangannannya adalah mengukur kenyamanan dengan tindakan pengompresan dingin secara intermitten pada 24 jam pertama, kemudian pengompresan hangat, relaksan otot, analgesic ringan dan obat anti imflamasi.

  COBIT 5 ASSESSOR GUIDE PDF

Strain derajat kedua, peregangan sedang atau sobekan pada otot atau tendon yang mengasilkan spasme otot yang berat, nyeripada gerakan yang pasif, dan edema segera setelah luka, diikuti dengan ekimosis.

Penangannannya sama dengan strain derajat pertama, kecuali pada penggunaan es digunakan secara intermediet selama lebih dari 48 jam, setelah kompres hangat dilakukan. Mobilitas dibatasi selama 46 minggu, kemudian diikuti latihan yang bertahap.

Tindakan pembedahan diperlukan pada kasus berat. Penanganannya sama dengan derajat kedua. Strain ringan ditandai dengan kontraksi otot terhambat karena nyeri dan teraba pada bagian otot yang mengaku.

Strain total didiagnosa sebagai otot tidak bisa berkontraksi dan terbentuk benjolan. Cidera strain membuat daerah sekitar cedera memar dan membengkak. Setelah 24 jam, pada bagian memar terjadi perubahan warna, ada tanda-tanda perdarahan pada otot yang sobek, dan otot mengalami kekejangan.

Trauma langsung ke persendian tulang, yang menyebabkan persendian bergeser ke posisi persendian yang tidak dapat bergerak. Terjadi haemarthrosis atau perdarahan sendi.

mauriac syndrome pdf to excel – PDF Files

Nyeri pada persendian tulang, nyeri bila anggota badan digerakkan atau diberi beban, fungsi persendian terganggu, terjadi kekakuan sendi, ketidakstabilan persendian tergantung jenis cederanya. Jika nyeri dan bengkak berkurang 48 jam setelah cedera, gerakkan persendian tulang ke seluruh arah. Hindari tekanan pada daerah cedera sampai nyeri hilang biasanya 7 sampai 10 hari untuk cedera ringan dan 3 sampai 5 minggu untuk cedera berat.

Jika dibutuhkan, gunakan tongkat penopang ketika berjalan. Es mengurangi nyeri dan pembengkakan melalui beberapa cara.

Post navigation

Daerah yang mengalami cedera mengalami pembengkakan karena ssindrom merembes dari dalam pembuluh darah. Dengan menyebabkan mengkerutnya pembuluh darah, maka dingin akan mengurangi kecenderungan merembesnya cairan sehingga mengurangi jumlah cairan dan pembengkakan di daerah yang terkena.

Menurunkan suhu kulit di sekitar daerah yang terkena bisa mengurangi nyeri dan kejang otot. Dingin juga akan mengurangi kerusakan jaringan karena proses seluler kompartsmen lambat.

Pengompresan dengan es batu terlalu lama bisa merusak jaringan. Jika suhu sangat rendah sampai sekitar 15 derajat Celsiuskulit akan memberikan reaksi sebaliknya, yaitu menyebabkan melebarkan pembuluh darah. Kulit tampak merah, teraba hangat dan gatal, juga bisa terluka.

Efek tersebut biasanya terjadi dalam waktu menit setelah dilakukan pengompresan dan akan berkurang dalam waktu sekitar menit setelah es diangkat.

Stress mental dan fisik dapat timbul dari beban kegiatan fisik maupun kegiatan mental, dan juga suasana kejiwaan. Stress pada otot tentu saja sangat terasa tidak nyaman dan pijat adalah salah satu terapi terbaik yang dapat mengatasinya. Sebenarnya pijat tidak hanya bertujuan mengendurkan otot yang tegang, tetapi juga membawa manfaat lain seperti: Mengurangi rasa kaku pada otot b.

Mengurangi rasa sakit dan nyeri pada otot dan persendian c. Meningkatkan kinerja otot saat berolahraga e. Melancarkan aliran darah dan cairan getah bening f. Memperbaiki postur tubuh g.

  CFMAIL ATTACHMENT PDF

Mengurangi ketegangan mental h. Menciptakan mood suasana hati positip, dan lain-lain. Jangan sndrom Apabila terjadi cedera otot, sering kali ditemukan kasus-kasus ini ditangani dengan pengurutan.

Padahal, tidak selalu harus demikian. Orang yang mengalami cedera, bisa saja ada pembuluh darah pada jaringan otot yang robek sehingga timbul perdarahan. Sebaiknya, dalam kasus ini bagian yang cedera jangan diurut atau diberi param karena cedera justru akan semakin parah. Pengurutan hanya akan menimbulkan inflamasi yang pada akhirnya malah menjadi bengkak karena pembuluh darah yang robek makin melebar dan biasanya menjadi lama sembuhnya.

Padahal, jika dikompres sincrom es, pembuluh darah yang pecah pun tidak semakin pecah, justru axkep makin kuat karena terjadi pembekuan.

Bila cedera otot ini sudah cukup berat maka tindakan dokter adalah memberikan gips, karena biasanya cedera sudah mengarah pada keretakan xskep dan sendi. Pemeriksaan dengan bantuan komputer lainnya untuk menilai fungsi otot dan sendi. Selalu melakukan pemanasan atau stretching sebelum melakukan aktivitas atletik, serta latihan yang tidak berlebihan.

Cedera dapat terjadi pada setiap orang yang melakukan olahraga dengan jenis yang paling sering adalah strain dan sprain dengan derajat dari yang ringan sampai berat. Cedera olahraga terutama dapat dicegah dengan pemanasan dan pemakaian perlengkapan olahraga yang sesuai. Takikardi respon stres, hipovolemia. Pembengkakan jaringan atau masa hematoma pada sisi cedera.

Ganguan rasa nyaman nyeri b. Keterbatasan mobilitas fisik b. Resti terhadap disfungsi nerovaskular perifer b. Risiko tinggi kerusakan integritas kulit b. Pertahankan imobilisasi bagian yang sakit dengan tirah baring, gips, pembebat, traksi rujuk ke dokter; trauma.

Perhatikan karakteristik, termasuk intensitas skala Tinggikan dan dukung ekstremitas yang terkena. Dorong klien untuk mendiskusikan masalah sehubungan dengan cedera. Pasien dapat merasakan kebutuhan untuk mneghilangkan pengalaman kecelakaan. Jelaskan prosedur sebelum memulai.

Berikan alternative tindakan kenyamanan. Kolaborasi berikan obat anti nyeri a. ASA bekerja sebagai anti inflamasi dan efek analgesic ringan dalam mengurangi kekakuan dan meningkatkan mobilistas. ASA harus dipakai secara regular untuk mendukung kadar dalam darah teraupetik. Ibuprofen motrin ; naproksen naprosin ; sulindak clinoril ; piroksikam feldene ; Fenoprofen nalfon.

Kaji aliran kapiler, warna kulit dan kehangatan distal pada strain.

Kaji keseluruhan panjang ekstremitas yang cedera untuk pembengkakan dan pembentukan edema. Ukur ekstremitas yang cedera dan dibandingkan dengan yang tidak cedera. Berikan kompres es sekitar strain sesuai indikasi. Pijat area kemerahan atau yang memutih Rasional: Ubah posisi sering ditempat tidur atau kursi, bantu latihan rentang gerak pasif kompqrtemen aktif Rasional: Periksa sepatu atau sandal kesempitan dan ubah sesuai kebutuhan Rasional: Hindari obat awkep Rasional: Kolaborasi Berikan tekanan alternative atau kasur, kulit domba, perlindungan siku atau tumit.